Onelink Plaza yang terletak di Jiefang South Road di area Haizhu Square, Guangzhou, merupakan pusat grosiran pernak-pernik yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Harganya murah untuk pembelian grosir. Sebagai contoh, gelang karet yang ketika ditanya berapa harga satuannya, akan dijawab dengan kernyitan dahi dan asal sebut, 5 Yuan. Tetapi bila kita tanya berapa harga perlusinnya akan menjadi 24 Yuan. Karena tujuannya untuk oleh-oleh, sekalian saja membeli lusinan.
Demikian pula dengan gantungan kunci unik yang terbuat dari kain. Harga satuannya adalah 5 Yuan, tetapi bila membeli 1 lusin harganya menjadi 32 Yuan. Untuk pajangan, harganya 15 Yuan, membeli 6 buah harganya turun menjadi 78 Yuan. Untuk barang yang lebih mahal lagi, aku memperoleh sebuah pajangan unik seharga 35 Yuan dari harga awalnya 50 Yuan, 170 Yuan dari harga awal 200 Yuan dan 25 Yuan dari harga awal 45 Yuan.
Belanja di pusat grosir memang lebih murah. Dan harga disini memang super murah pula. Untuk sebuah barang yang sama persis dengan yang pernah kulihat di Jakarta, yakni sebuah pajangan dari kuningan, disini dijual seharga 170 Yuan (setara Rp.322.150/kurs 1Yuan=Rp.1.895) ,di Jakarta dibanderol Rp. 1.300.000 nett. Rasanya 'happy' selangit bisa mendapatkannya.
Jangan berhenti bermimpi untuk hari esok yang lebih baik. Semua akan tercapai bila dibarengi dengan kerja keras. Dan, jangan lupa berdoa untuk memulai hari. Kita boleh berencana, Tuhanlah yang menentukan.
Selamat Datang
Selamat membaca. Semoga bermanfaat !
Minggu, 13 Oktober 2013
Kamis, 10 Oktober 2013
GUANGZHOU CULTURAL PARK
Secara tidak sengaja, saat berjalan menyusuri Yanjiang West Road, kami mengambil jalan memutar untuk melihat-lihat keramaian dan sampailah kami di depan gerbang Guangzhou Cultural Park, di Xidi 2nd Road. Untuk memasuki taman ini tidak dipungut biaya.
Rupanya ini adalah taman rekreasi umum bagi warga disekitarnya. Taman dihiasi lampu-lampu berbentuk perahu, bunga dan kipas serta masih banyak lagi. Saat sore tiba, sudah banyak pengunjung yang sampai dilokasi untuk menanti malam tiba, karena lampu-lampu akan dinyalakan setelah pukul 18.30.
Saat lampu dinyalakan, suasana langsung berubah gemerlap dan orang-orang mulai mengerumuni aneka macam hiasan lampu tersebut. Tidak ada satupun pedagang kaki lima yang berjualan didalam area ini.
Rupanya ini adalah taman rekreasi umum bagi warga disekitarnya. Taman dihiasi lampu-lampu berbentuk perahu, bunga dan kipas serta masih banyak lagi. Saat sore tiba, sudah banyak pengunjung yang sampai dilokasi untuk menanti malam tiba, karena lampu-lampu akan dinyalakan setelah pukul 18.30.
Saat lampu dinyalakan, suasana langsung berubah gemerlap dan orang-orang mulai mengerumuni aneka macam hiasan lampu tersebut. Tidak ada satupun pedagang kaki lima yang berjualan didalam area ini.
'CARI MAKAN' DI GUANGZHOU
Pertama kali tiba di Guangzhou, hal yang terpikir adalah tempat makan karena suara alami didalam perut sudah mulai berbunyi. Banyak resto dan tempat makan bertebaran disepanjang jalan terutama bila dekat dengan pusat perbelanjaan. Rata-rata Rumah Makan Siap Saji memasang harga 20 Yuan hingga 35 Yuan.
Menunya rata-rata adalah nasi putih atau hainan dengan ayam atau bebek panggang serta sayuran. Ada juga yang menambahkan semangkuk sop bening.
Rumah Makan yang lebih sederhana adalah yang bergaya ala prasmanan. Resto-resto tersebut menawarkan menu paket dengan harga mulai dari 10 Yuan untuk 1 macam lauk/daging dan 2 macam sayuran. Paket seharga 12,5 Yuan dapat memilih 1 macam daging dan 3 macam sayuran. Paket 15 Yuan dapat memilih 1 potong besar daging atau 2 macam daging dengan 3 macam sayuran.
Pilihan dagingnya adalah babi samchen, bebek panggang, ayam panggang, ayam rebus, ayam kecap dan gulai daging sapi. Sedangkan tumisan sayuran terdiri dari pare, sawi putih, sawi hijau, kangkung, buncis, kacang panjang, toge, terong dan masih banyak lagi.
Tetapi porsi yang dihidangkan benar-benar porsi besar dengan nasi 'segunung' dan lauknya yang 'gak kira-kira ngambilnya'. Sungguh menakjubkan karena kami tidak pernah makan sebanyak itu, sedangkan pengunjung disebelah kami adalah dua orang gadis belia dengan ukuran badan yang langsing dan ramping, menyantap menu yang sama dan mereka tampak biasa-biasa saja menyantap semua makanannya. Waduh...kemana larinya semua makanan itu? Sedangkan aku dan suami ketika tiba kembali ke tanah air naik masing-masing 1 kg, padahal kita sering berbagi makanan loh karena besarnya porsi makanan tadi.
Bagi umat Muslim ada juga resto halal tersebar dibeberapa tempat. Umumnya dikelola oleh warga lokal pendatang (suku Uigur) dan orang-orang Arab. Sate kambing dan kue kamir serta kebab juga banyak dijajakan di kaki lima. Umumnya resto halal ada tulisan Arabnya dan salah satu yang selalu ramai pengunjung di dekat kami menginap adalah Maccah yang dikelola oleh warga keturunan Arab.
Untuk air minum, lebih baik membeli yang sudah dikemas dalam botol plastik. Ukuran 600 ml dijual mulai 1,5 Yuan hingga 2 Yuan. Sedangkan yang 1,5 L dijual mulai 2 Yuan hingga 3 Yuan. Ada kemasan 4,5 L yang dijual seharga 10 Yuan.
Bila bertandang ke daerah manapun, kami tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mampir ke pasar tradisioanal. Pasar yang kami masuki kali ini terletak di Haizhu South Road, namanya Haizhu Market.
Pasar basah terletak di lantai atas. Dibawah adalah makanan kering dan peralatan dapur. Tetapi seperti pasar tradisional dimanapun, selalu saja ada kaki limanya. Demikian pula ditempat ini.
Pasar buka sedari pagi sampai menjelang malam. Sedangkan kaki lima hanya sampai tengah hari.
Menunya rata-rata adalah nasi putih atau hainan dengan ayam atau bebek panggang serta sayuran. Ada juga yang menambahkan semangkuk sop bening.
Rumah Makan yang lebih sederhana adalah yang bergaya ala prasmanan. Resto-resto tersebut menawarkan menu paket dengan harga mulai dari 10 Yuan untuk 1 macam lauk/daging dan 2 macam sayuran. Paket seharga 12,5 Yuan dapat memilih 1 macam daging dan 3 macam sayuran. Paket 15 Yuan dapat memilih 1 potong besar daging atau 2 macam daging dengan 3 macam sayuran.
Pilihan dagingnya adalah babi samchen, bebek panggang, ayam panggang, ayam rebus, ayam kecap dan gulai daging sapi. Sedangkan tumisan sayuran terdiri dari pare, sawi putih, sawi hijau, kangkung, buncis, kacang panjang, toge, terong dan masih banyak lagi.
Tetapi porsi yang dihidangkan benar-benar porsi besar dengan nasi 'segunung' dan lauknya yang 'gak kira-kira ngambilnya'. Sungguh menakjubkan karena kami tidak pernah makan sebanyak itu, sedangkan pengunjung disebelah kami adalah dua orang gadis belia dengan ukuran badan yang langsing dan ramping, menyantap menu yang sama dan mereka tampak biasa-biasa saja menyantap semua makanannya. Waduh...kemana larinya semua makanan itu? Sedangkan aku dan suami ketika tiba kembali ke tanah air naik masing-masing 1 kg, padahal kita sering berbagi makanan loh karena besarnya porsi makanan tadi.
| Saat menyantap makan siang disalah satu resto di Aiqun Dasha. Satu porsi nasi terdiri dari potongan ayam kecap dan sayuran serta semangkuk sop ayam seharga 22 Yuan. |
| Saat menyantap makan malam di Beijing Road. Restonya ala tenda. Satu porsi nasi dengan tumisan dan bebek panggang serta sop sayuran seharga 10 Yuan. Lihatlah porsinya....?! |
| Food Court di Lantai 7 Pusat Elektronik BUYNOW di Gangding. Makanan disini berkisar antara 20 Yuan hingga 45 Yuan. Minuman mulai dari 4,5 Yuan hingga 9 Yuan. |
Bagi umat Muslim ada juga resto halal tersebar dibeberapa tempat. Umumnya dikelola oleh warga lokal pendatang (suku Uigur) dan orang-orang Arab. Sate kambing dan kue kamir serta kebab juga banyak dijajakan di kaki lima. Umumnya resto halal ada tulisan Arabnya dan salah satu yang selalu ramai pengunjung di dekat kami menginap adalah Maccah yang dikelola oleh warga keturunan Arab.
Untuk air minum, lebih baik membeli yang sudah dikemas dalam botol plastik. Ukuran 600 ml dijual mulai 1,5 Yuan hingga 2 Yuan. Sedangkan yang 1,5 L dijual mulai 2 Yuan hingga 3 Yuan. Ada kemasan 4,5 L yang dijual seharga 10 Yuan.
Bila bertandang ke daerah manapun, kami tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mampir ke pasar tradisioanal. Pasar yang kami masuki kali ini terletak di Haizhu South Road, namanya Haizhu Market.
Pasar basah terletak di lantai atas. Dibawah adalah makanan kering dan peralatan dapur. Tetapi seperti pasar tradisional dimanapun, selalu saja ada kaki limanya. Demikian pula ditempat ini.
Pasar buka sedari pagi sampai menjelang malam. Sedangkan kaki lima hanya sampai tengah hari.
Langganan:
Postingan (Atom)
