Selamat Datang

Selamat membaca. Semoga bermanfaat !
Tampilkan postingan dengan label OLEH-OLEH NUSANTARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLEH-OLEH NUSANTARA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juli 2013

TENUN IKAT DESA TROSO

       Bertandang ke kota Jepara rasanya kurang afdol bila tidak mampir di Desa Troso, sentranya tenun ikat. Desa ini berada di Kecamatan Pecangaan yang juga merupakan sentra kerajinan seni ukiran di Jepara.
Saat bertandang ke Desa Troso untuk pertama kalinya, kami tidak mengalami kesulitan menemukan lokasi karena terdapat gapura besar di kiri jalan dijalur Demak menuju Jepara.
       Suasananya sepi-sepi pada hari itu, yang kebetulan bukan hari libur. Karena kami baru pertama kali bertandang, maka kami menelusuri sepanjang jalan aspal yang kanan dan kirinya merupakan rumah sekaligus sanggar kerajinan tenun. Suara alat tenun konvensional terdengar dari luar bangunan.
Kami mampir disebuah toko yang terlihat cukup ramai pengunjungnya, yakni Lestari Indah.

       Jenis kain tenun troso. Motif ini bagus untuk kemeja pria atau seragam kantor. Terdapat pilihan motif berdasarkan benang yang dipakai. Ada dua macam motif yang terkenal yakni:
SBY dan OBAMA ( motifnya para presiden? ).

       Harga perlembar kain dengan ukuran 120 cm panjang 200 cm berkisar dari Rp. 120.000 hingga Rp. 140.000. Bila ada benang sutranya bisa lebih mahal lagi.
        Kain tenun beraneka corak ini disebut Misris. Bahannya halus dan memiliki pewarnaan yang unik. Ada yang memakai teknik airbrush sehingga menghasilkan warna dengan gradasi yang indah.
     
       Ada juga yang sedang tren saat itu, yakni motif gradasi pelangi. Tetapi semua kembali lagi kepada selera konsumen. Ada yang menyukai motif demikian dan sebagian lagi menyukai motif yang lainnya.

       Kain tenun yang dipajang beraneka rupa mulai dari syal, kerudung, selimut, sarung bantal dan sprei. Ada juga kain tenun ikat yang masih lembaran. Disudut ruangan terdapat baju-baju kemeja pria.
Sprei tenun
Taplak meja besar
Satu lembar kain tenun ikat ukuran lebar 110 cm dengan panjang 2 meter dijual seharga Rp. 140.000 setelah diskon. Selendang halus dengan ukuran lebar 50 cm dihargai Rp. 35.000. Satu buah sprei ukuran king dijual Rp. 180.000.
       Ditoko ini tidak terlalu banyak pilihan. Bila ingin membeli kain sarimpit dengan motif dan warna pilihan, lebih baik memesan terlebih dahulu. Staf di toko ini sangat ramah dan mereka juga memanjakan pengunjung dengan menyediakan minuman serta camilan gratis.
       Setelah dari tempat ini, kami menyempatkan diri mampir di toko lain yang tampak lebih banyak


ATBM ( Alat Tenun Bukan Mesin )


pajangannya. Tetapi ternyata toko ini memasang harga pas untuk seluruh dagangannya. Sebagai perbandingan saja, sprei dengan ukuran yang sama dibanderol Rp. 220.000, selendang dengan ukuran yang sama tetapi lebih panjang dibanderol Rp. 40.000. Kain tenun dengan ukuran yang sama dijual dengan harga serupa. Tetapi untuk pilihan motif dan ragam warna sangat bervariasi.
       Bila bertandang ke Demak atau Jepara, jangan lupa mampir di Desa Troso.

Sabtu, 15 Juni 2013

PEKAN RAYA JAKARTA DAN KERAK TELOR

       Setiap tahun, bila hari ulang tahun Kota Jakarta tiba, ada perhelatan besar yang tidak boleh dilewatkan yakni Pekan Raya Jakarta atau lebih kerennya disebut PRJ. Tahun ini PRJ masih diadakan di area Kemayoran seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang berbeda adalah tiket masuknya yang setiap tahun selalu naik. Tahun ini HTM PRJ untuk hari Senin sampai Kamis dipatok Rp. 25.000 perorang. Sedangkan akhir pekan, hari Jum'at sampai Minggu, Rp. 30.000 perorang. Untuk parkir mobil dikenakan Rp. 20.000 permobilnya.
       Kami berkunjung dihari kerja pada PRJ tahun ini. Sayangnya cuaca kurang mendukung. Sesampai di PRJ gerimis sudah menyambut, padahal kami sudah mempersiapkan diri untuk tiba di arena sejak sore hari. Waktu menunjukkan pukul 17.00 dan gerimis baru berhenti pada pukul 18.00. Kami melihat-lihat anjungan tertentu, terutama yang bertema otomotif.
       Setelah itu baru menjelajah areal kuliner karena bertepatan dengan waktunya makan malam. Karena gerimis sudah berhenti, panggung hiburanpun mulai ramai penonton yang tumpah ruah ditengah hingar-bingar musik hidup yang memekakkan telinga. Kami tidak turut bergabung dengan keramaian karena suasana hingar-bingar membuat jantungku serasa berdetak tidak karuan. Daripada semaput, lebih baik mencari jajanan. Akhirnya kami menemukan deretan penjual kerak telor disalah satu sudut. Ternyata stand kerak telor disana adalah stand dengan nomor terkecil, stand nomor 1 sampai 5. Aku memilih stand nomor 4 karena panggilan hati saja. Mungkin karena pengaruh dari pelayan2 nya yang tampangnya masih muda-muda. Setelah diperhatikan, sangat mirip dengan bapak yang sedang mengipas-ngipas sambil membuat adonan kerak telor.
       Ritual makan kerak telor selalu jadi agenda bila berkunjung ke PRJ. Bagi kami sekeluarga rasanya tidak afdol bila tidak menikmati sajian khas Betawi ini. Harganya lumayan juga dan rasanya cukup enak. Untuk kerak telor dari telur itik/bebek harganya Rp. 25.000. Sedangkan yang dari telur ayam harganya Rp. 20.000.
       Waktu menunjukkan pukul 20.00 dan gerimis datang kembali. Kami memutuskan untuk pulang lebih awal. Di area parkir tidak terlalu penuh seperti bila akhir pekan. Kami keluar dengan lancar tanpa antrian berarti. Sesampai diluar area PRJ, masih tampak barisan pedagang kerak telor yang berjejer disepanjang trotoar. Mereka memakai tenda seadanya untuk melindungi diri dan gerobak pikulannya dari terpaan hujan.
       Ada rasa iba melihat mereka juga berlomba-lomba ingin memetik keuntungan dari perhelatan besar tahunan ini. Oleh sebab itu, kami menepi untuk melihat dari dekat. Tampak seorang pedagang tergopoh-gopoh menghampiri dan bertanya, apakah kami mau membeli? Sebenarnya kami sudah membeli kerak telor untuk oleh-oleh tadi didalam. Tetapi karena tidak enak hati, kami mengiyakan dan bertanya pada bapak tersebut berapa harga kerak telor yang dijualnya.
       Ternyata diluar arena, kerak telor bisa ditawar. Bapaknya menawarkan kerak telor dari telur itik Rp.13.000 dan dari telur ayam Rp. 12.000. Kami turun dari kendaraan dan mencoba menawar harga kerak telor dari telur itik agar disamakan dengan yang dari telur ayam. Sang Bapak mengiyakan saja sehingga jadilah kami membeli dua porsi lagi.
       Ternyata untuk berjualan ditempat ini, sang Bapak harus merogoh kocek Rp. 350.000 sebulan. Kalau stand yang didalam arena PRJ dikenai Rp. 4.000.000 perbulan. Para pedagang ini adalah pedagang musiman alias hanya berdagang bila ada event tertentu di Arena PRJ. Sedangkan Bapak pedagang yang kami temui di trotoar ini adalah pedagang kerak telor sejati. Dia punya lapak di dekat pintu masuk Kebun Binatang Ragunan tepat dibawah pohon besar.
       Berbeda setelan dengan pedagang didalam arena yang rapi dan dibantu oleh sekurang-kurangnya empat orang pelayan yang berseragam, pedagang ditrotoar semuanya solo alias sendirian saja. Karena gerimis sudah mulai reda, tampak senyum diwajah si Bapak saat kami berterima kasih dan pamit padanya karena sudah mau berbagi berbagai obrolan.
       Walaupun perhelatan ini rutin dan dari tahun ke tahun selalu sama, kami senang berkunjung kesana. Bila HTM nya senantiasa naik dari tahun ke tahun, mungkin lama-lama hanya 'orang mampu' saja yang bisa menikmati pesta rakyat ini.
     
     

Rabu, 01 Mei 2013

OLEH-OLEH NUSANTARA



Dodol Nanas Kartika Asli dari Subang, Jawa Barat.
Air mineral yang sedang 'IN' di kota Subang. 

Nanas Subang, dijajakan disepanjang jalan kota Subang.
       Bila pulang dari bepergian, selalu saja ada yang menagih oleh-oleh. Karena itu, sebisa mungkin kami selalu membeli oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman dekat. Selain karena oleh-oleh atau buah tangan dapat menjadi pengingat bahwa kita pernah berkunjung ke suatu tempat tertentu, oleh-oleh juga bisa menjadi perekat tali silahturahmi.
       Coba ingat-ingat apabila kita sedang berada ditempat tertentu dan teringat pada sanak keluarga atau teman, pasti dalam hati, kita sangat ingin menyenangkan mereka kala kita pulang nanti dengan menghadiahi mereka oleh-oleh. Sedangkan bila kita sendiri yang memperoleh oleh-oleh dari orang lainpun akan merasa sangat senang dan bahagia bahwa kita diingat dan dicintai. Alangkah besarnya arti buah tangan!

Chocodot, gula asam dan sirup rasa sarsaparila dari Garut, Jawa Barat.

Teh hijau, Sirup Vanila, Rengginang mentah dan Kecap Asli Garut.

Boneka bebek dari bonggol bambu, kerajinan unik dari Klaten, Jawa Tengah.
Keramik khas Bayat dari Klaten.
       Berkunjung ke Kota Garut yang sejuk sangat menyenangkan. Banyak tempat wisata alam yang memanjakan pengunjung. Selain itu, banyak oleh-oleh yang dapat dibawa pulang untuk keluarga tercinta dirumah. Oleh-oleh yang sangat digandrungi adalah olahan dodol. Dodol andalan Kota Garut sedari jaman dulu adalah Dodol Piknik, menyusul Dodol Herlinah. Tapi yang paling gres adalah Chocodot, yang terdiri dari bermacam-macam olahan dodol dan coklat serta coklat dengan aneka rasa 'nyeleneh'. Ada coklat Anti Galau, Coklat Sesuwatu, Coklat Gawat Darurat dan lainnya seperti rasa capucino, rasa pedas, rasa jeruk, rasa jahe dan masih banyak lagi.
       Yang tidak boleh ketinggalan adalah mengunjungi daerah Sukaregang, sentra kulit di kota ini. Oleh-oleh dari tempat ini beragam sekali, mulai dari gantungan kunci model jaket, sepatu boot serta dompet untuk pria dan wanita. Juga ikat pinggang asli kulit, jaket dengan berbagai model serta sepatu dan sandal. Harganya bisa ditawar.

Kain Tenun dari NTT

Syal, tenunan dari NTT. 
Kain tenun dari NTT
       Bila berkunjung ke NTT, oleh-oleh yang bisa dibeli diantaranya adalah kain tenun asli. Corak dan motifnya sangat berbeda antara kabupaten yang satu dengan yang lain. Harganya juga beragam. Untuk sebuah syal ukuran lebar 20 cm dan panjang sekitar 120 cm dengan benang pabrikan dihargai Rp. 50.000. Sedangkan untuk ukuran yang sama dengan benang asli yang diolah dengan pewarna alami dihargai Rp. 150.000.
       Sedangkan harga kain tenun asli dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang 200 cm berkisar antara Rp.450.000 sampai Rp. 600.000. Untuk ukuran yang sama dengan memakai benang campuran antara yang asli alami dan benang pabrikan berkisar Rp. 200.000 sampai Rp. 350.000.
       Oleh-oleh yang sungguh murah meriah adalah alpukat. Untuk tiga buah alpukat mentega super ukuran dua kepal orang dewasa hanya Rp. 10.000. Sedangkan untuk kopi Manggarai yang terkenal itu, dapat dibeli seharga Rp. 30.000 untuk kemasan 450 gram. Yang tidak dikemas adalah kopi asli Hokkeng yang dijual Rp. 60.000 perkilonya.
       NTT juga terkenal dengan ikan asinnya yang diolah secara alamiah dan dijual mulai dari harga Rp. 100.000 hingga Rp. Rp. 300.000 perkilonya.

Sambal asli Makassar.
Sirup Markisa asli dari Makassar.
       Lain lagi bila mampir di Makassar. Oleh-oleh yang paling top dari Kota Ujungpandang ini adalah sirup markisa asli yang dikemas dalam berbagai ukuran, mulai dari yang paling kecil 500 ml sampai yang 3 L juga ada. Harganya sangat beragam dengan merk yang bermacam-macam pula. Untuk ukuran 500 ml dijual sekitar Rp. 60.000 sampai Rp, 70.000.
       Bila hanya transit di Bandara Makassarpun, kita bisa membawa berbagai macam oleh-oleh yang dijajakan di gerai dan toko di dalam kawasan bandara. Disana juga ada gerai khusus minyak atsiri yang dikemas dalam botol-botol kaca berukuran 50 ml sampai 1L. Sebagian adalah produk industri kecil skala menengah. Untuk minyak lawang ukuran 50 ml dijual Rp. 55.000. Sedangkan minyak serai ukuran 50 ml dijual Rp. 25.000. Wanginya sangat menyengat dan semerbak, menandakan keasliannya.

Hiasan gantung dari bahan kerang laut dari Jepara

Ukiran kayu berupa hiasan dinding.
       Bila bertandang ke Jepara, jangan lupa membeli buah tangan berupa souvenir ukiran kayu. Banyak sekali hasil kerajinan ukiran disana, mulai dari meja-kursi, gebyok, lemari, patung dan hiasan dinding. Tidak perlu khawatir apabila membeli bentuk ukiran dalam ukuran besar karena tersedia jasa pengiriman yang cukup terjangkau. Untuk sebuah ukiran hiasan dinding berukuran 1,3 m x 0,6 m ongkos kirim dari Jepara ke Jakarta hanya Rp.150.000 saja.
       Sentra patung dan ukiran terdapat di Desa Mulyoharjo. Sedangkan untuk lemari dan meja kursi dapat ditemui di Desa Tahunan dan Senenan. Desa Tahunan dan Senenan terletak di sebelah selatan Jepara, sedangkan Desa Mulyoharjo tidak jauh dari pusat kota.
       Bila berkunjung ke Jepara, sempatkan untuk berwisata ke Pantai Kartini. Selain menikmati pantainya yang landai dan bersih, ada Wahana Kura-kura Ocean Park. Disana banyak oleh-oleh yang terbuat dari kulit kerang, mulai dari gantungan kunci, bros, gelang, kalung, tirai sampai kap lampu. Harganya murah-murah, mulai dari Rp.2500 hingga Rp. 35.000 saja.

Asbak

Tirai dari kulit kerang
       Bila berkunjung ke kota Kudus, selalu tidak ketinggalan oleh-oleh Jenang Kudus, terutama produk dari Jenang Mubarok yang sudah terkenal tersebut. Kuliner yang sudah melegenda tentu saja adalah Soto Kudus. Ada tempat yang afdol untuk menikmati wisata kuliner di Kudus yakni di Taman Bogana.


       Mampir di Brebes, selain oleh-oleh telor asin yang mentah, rebus dan panggang, ada juga oleh-oleh lain yang bisa dibawa pulang seperti abon ikan dan rengginang.




        
       Sedangkan di kota Tegal, telor asin juga merupakan oleh-oleh favorit dari kota ini. Selain itu ada kecap asli dari Tegal dan perangkat teko dan cangkir dari tanah liat.

Teko dan cangkir dari tanah liat juga bisa dijadikan souvenir.
Kecap manis
       Bila ke Pulau Bali, selain oleh-oleh kaos Joger, juga ada oleh-oleh penganan yang menjadi andalannya. Bila ke Titiles, jangan lupa membeli sosis ham serta abon dan dendeng. Untuk penganan yang halal tersedia abon sapi. Pia Legong yang populer dan Pie Susu yang diburu di Bali sebagai oleh-oleh paling laris saat ini. Ada juga kacang disko, kacang tanah berbalut tepung yang digoreng garing dengan aneka rasa pilihan. Ada juga kopi luwak dan aneka keperluan spa khas Bali. Semua dikemas dengan cantik dan menarik.







       Bertandang ke Purwokerto lain lagi oleh-oleh yang bisa dibawa dari kota yang terkenal akan tempat wisatanya yakni Baturraden. Oleh-oleh dari Kabupaten Banyumas ini yang paling banyak diburu adalah getuk goreng. Disepanjang jalan terdapat banyak sekali pedagang getuk goreng dan pelbagai jenis penganan lainnya. Diantara sekian banyak toko, terlihat Toko Haji Tohirin yang paling banyak memiliki cabang dan tersebar dihampir semua pelosok Kabupaten Banyumas.

Minggu, 30 Desember 2012

KECAP NUSANTARA (BAGIAN SATU)

       Bila berkunjung ke luar daerah atau kota-kota di Nusantara, kami selalu mencari makanan khas dari tempat yang dikunjungi tersebut. Selain  mata yang berwisata menikmati keindahan dan keunikan tempat yang kita kunjungi, lidahpun diajak berwisata kuliner menikmati keanekaragaman citarasa makanan. Selain makanan khas yang bisa dicicipi tersebut, ada juga peganan lain yang juga bisa dijadikan oleh-oleh atau buah tangan buat keluarga tercinta dirumah selain oleh-oleh dalam bentuk cinderamata semisal produk kerajinan tangan. Ada hasil olahan makanan masyarakat setempat yang sangat khas dan patut dijadikan oleh-oleh. Salah satunya adalah produk kecap.
       Mengapa kecap? Konon produk kecap terutama kecap manis adalah produk makanan asli dari Indonesia. Selain itu juga karena keluarga kami adalah penggemar semua jenis masakan atau makanan yang memakai kecap sebagai bahan bumbu masaknya ataupun sebagai pelengkap penyajiannya. Sanak keluarga tentu senang dapat mencicipi rasa-rasa yang berbeda dari macam-macam kecap di Nusantara kita.
       Berikut ini berbagai macam jenis kecap dari berbagai daerah di Indonesia yang ternyata punya cita rasa yang khas dan tentu saja sangat enak, baik untuk pelengkap bumbu masakan semisal semur atau nasi goreng atau sebagai pelengkap untuk soto, baso dan sambal kecap.

A. KECAP ASLI BANDUNG : 

1. Cap Sapi
    Harga eceran kecap manis ini perbotolnya Rp. 16.000 (th. 2012)

2. Cap Anggur
    Harga eceran kecap manis ini perbotolnya Rp. 25.000 (th. 2012)

3. Borobudur
    Harga eceran kecap manis ini perbotolnya Rp. 16.000 (th.2012)

Kecap Asli Produk dari kota Bandung
            Kebetulan sekali saat berkunjung ke Bandung akhir tahun 2012, kami mampir disebuah toko
     swalayan lokal, tepatnya di kawasan Cibaduyut. Disanalah kami mendapatkan tiga merk kecap lokal ini
     diantara kecap-kecap lain yang sudah 'me-Nusantara'.
     Untuk kekentalan, kecap manis Cap Sapi dan Cap Anggur lebih kental. Untuk rasa, kecap manis Cap
     Borobudur lebih gurih dan warna hitamnya lebih pekat.

B. KECAP ASLI GARUT: 

     Cap Kunci / Kecap Tin Tin

            Kecap manis ini digunakan oleh hampir seluruh pedagang makanan di kota Garut dan sekitarnya.
     Harga per-botolnya diecer Rp. 16.000,- ( th. 2012). Kecap ini warnanya hitam pekat dan rasanya manis
     gurih. Pertama kali mencoba rasa manis gurihnya disebuah  pusat jajanan malam disekitar Sukaregang,
     Garut. tepatnya saat itu kami mencicipi ayam kampung bakar bumbu kecap yang rasanya enak.
     Kebetulan kecap yang dipakai oleh pedagang disana adalah kecap manis Cap Kunci / Tin Tin.

Kecap Asli Produk dari kota Garut
C. KECAP ASLI BOGOR:  
 
    1. Cap Zebra

               Kecap manis ini dapat diperoleh di Jakarta, Bogor dan sekitarnya. Hampir semua pedagang
        makanan khas betawi di Jakarta dan sekitarnya memakai kecap merk ini untuk masakannya.
        Kecap manis Cap Zebra ini kemasannya sudah baru. Kemasan lama berlogo sama, hanya tidak ber-
        warna alias hitam putih. Kecap Cap Zebra berwarna hitam pekat dan kental.

   
     2. Cap Bemo

D. KECAP ASLI MAJALENGKA:

1. Cap Segi Tiga

2. Maja Menjangan


Kecap Cap Segitiga
Kecap Cap Maja Menjangan
E. KECAP ASLI TULUNGAGUNG:

Cap Jaran/ Kuda

F. KECAP ASLI KEDIRI:

1. Cap Sapi

2. Cap Sawi

Kecap Cap Sapi
Kecap Cap Sawi Kemasan Refill
G. KECAP ASLI MADIUN:

 Cap Tawon


H. KECAP ASLI KUDUS:

     1. Cap Kaki Tiga

     2. Cap SKS

     3. Cap THG
         Harga eceran perbotolnya Rp. 14.000 (per Mei 2013)

     4. Cap Babon
         Harga eceran perbotolnya Rp. 13.500 (per Mei 2013)

Kecap Cap Kaki Tiga

Kecap Cap SKS

Kecap Cap THG

Kecap Cap Babon


I. KECAP ASLI CIANJUR:

    Cap Sultan

J. KECAP ASLI PACITAN:

    Cap Delima

K. KECAP ASLI BLITAR:

     1. Cap Bajang

     2. Cap Durian Emas

Kecap Cap Durian Emas

L. KECAP ASLI TUBAN:

     Cap Laron
   
            Kecap ini memiliki banyak ukuran kemasan. Untuk ukuran botol 600ml seharga Rp.18.000. Ukuran
     300 ml seharga Rp. 10.000. Sedangkan ukuran 150 ml seharga Rp. 6.000. Terdapat juga kemasan
     kantong plastik refill.
Kecap Cap Laron Kemasan Refill
M. KECAP ASLI MEDAN:

      Cap Angsa
   
             Kecap asin ini sudah dapat diperoleh di daerah Jakarta dan sekitarnya. Selain produk kecap juga
      ada tauco. Tauco Cap Angsa dikenal sebagai tauco Medan dengan rasa asin.

Kecap Cap Angsa

N. KECAP ASLI PATI:
   
      Cap Ikan Lele

             Kecap ini dikemas dalam kantong plastik refill ukuran 650gr dan dijual seharga Rp. 15.000/
       kantong. Terdapat pula ukuran sachet isi 20 sachet seharga Rp. 17.000.


O. KECAP PURWODADI:
   
     Cap Udang


P. KECAP ASLI SUKABUMI:

     Cap Patkwa Padi

            Kecap asin ini diecer seharga Rp. 12.500 perbotol. Kecap ini dipakai oleh hampir semua pedagang          
     Bubur Ayam Cianjur disepanjang jalan raya Puncak. Itu terlihat dari banyaknya pedagang bubur pada
     pagi hari yang mangkal dipinggir jalan maupun yang menempati kios-kios dipinggir jalan. Kecap ini
     berwarna hitam dan encer. Rasanya asin sedang. Kami memperoleh kecap asin Cap Patkwa ini dise-
     buah toko kelontong diseberang Pasar Cipanas. Selain kecap asin ada satu lagi produk asli dari
     Sukabumi yang sudah terkenal yakni Ang Ciu atau arak masak.




Q. KECAP ASLI TEGAL. 
     Kecap ini dipakai oleh hampir semua pedagang sate di kota Brebes dan Tegal.



R. KECAP ASLI BANGKALAN, MADURA: 
 
     Cap Salak
   
S. KECAP ASLI SURABAYA:

     Cap Jeruk / Cap Buah Manis
   
             Kecap manis ini digunakan oleh hampir semua pedagang soto madura, sate madura dan baso di
     Surabaya dan sekitarnya.


T. KECAP ASLI JOMBANG:

     Cap Ikan Dorang


U. KECAP ASLI SOLO:

     1. Cap Lombok Gandaria

     2. Cap Semar

V. KECAP ASLI WONOSOBO:

     Cap Asli Buatan Ibu Rasman

            Kecap ini digunakan oleh hampir semua pedagang makanan di kota Wonosobo. Kecap manis ini
     adalah produksi rumahan atau industri kecil kelas menengah di Wonosobo. Rasa khasnya terdapat
     dalam rempah-rempah yang digunakan, karena selain terasa manis dan wangi kedelai juga tercium aroma
     rempah-rempah.

W. KECAP ASLI CIREBON:
 
      1.  Oedang Sari
     
      2.  Sindang Sari

Kecap Oedang Sari


X. KECAP ASLI TANGERANG:
 
     Cap SH Benteng / Siong Hin Benteng 

            Kecap manis ini adalah  produk asli China peranakan dari Tangerang sejak tahun 1920. Harga
      perbo-tolnya Rp. 20.000 (th. 2011). Kecap ini laris manis dan banyak dipakai oleh pedagang makanan
      di kota Tangerang dan Banten serta sekitarnya. Rasanya manis gurih dan sangat terasa rempah-
      rempahnya.



Y. KECAP ASLI PROBOLINGGO:

     Cap Orang Jual Sate.

            Kecap ini diklaim sebagai salah satu kecap tertua di Nusantara. Pabrik kecap ini telah ada sejak
     tahun 1888 dan dimiliki oleh keluarga Ong Tjien Boen. Baru pada tahun 1950 mereka memakai merk  
     Cap Orang Jual Sate.Terdapat juga kemasan ukuran 275 ml seharga Rp. 3.500. Kecap ini dapat dibeli di
     kota-kota besar di Indonesia.



Z. KECAP ASLI SEMARANG:

    1. Mirama

Harga Perbotolnya Rp. 26.000 per Desember 2013.

    
     2. Cap Manggis



AA.  KECAP ASLI BANYUWANGI:
     
         1. Bentoel

         2. Cap Koki

Kecap Cap Koki


AB. KECAP ASLI PALEMBANG:  

        Cap Bulan


AC. KECAP ASLI CILACAP:  

        Cap Blekok


AD. KECAP ASLI KEBUMEN: 

        Cap Kentjana



AE. KECAP ASLI MALANG:  

        Cap Bawang

AF. KECAP ASLI PANGANDARAN:  

       Cap Teu Sangka


AG. KECAP ASLI PURWOREJO:  

        Cap Sarico


AH. KECAP ASLI  SUKOHARJO:

        Cap Suramadu


AI. KECAP ASLI TERNATE:



AJ. KECAP ASLI YOGYAKARTA:

       Cap Sapi


AK. KECAP ASLI PULAU BANGKA:  

        Cap Siong / Cap Gajah

               Diluar P. Bangka, kecap asin ini bisa diperoleh di beberapa toko tertentu yang menjual makanan  
         khas dari P. Bangka. Kecap Cap Siong berwarna hitam encer sedang dan rasanya asin sedang.
        



AL. KECAP ASLI SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT

        Cap Kambing Dua.

               Kecap asin Cap Kambing Dua  ini rasanya asin sedang dan berwarna hitam pekat serta tidak 
        encer. Di luar P. Kalimantan, kita dapat memperoleh kecap ini di toko-toko yang menjual  
        produk- produk khas asli dari P. Kalimantan.

Harga perbotolnya Rp. 16.000 per November 2011
    Cap Elang Dua
           Saat singgah di Pasar Turi, Singkawang, kami menemukan kecap asin Cap Elang Dua di kios-kios pasar. Selain kecap asin, ada juga cuka dengan merek yang sama.
Harga perbotolnya Rp. 15.000 per Desember 2013

Keterangan dan foto dari berbagai sumber dan dokumen pribadi.